Qawi lillahi ta’ala

kehilangan.

kehilangan adalah suatu hal yang semestinya menjadi hal yang biasa bagi saya, bahkan bagi semua manusia dimuka bumi ini.
karena begitulah peringatan dari Allah subhanahu wa ta’ala begitu pula Rasulullah shalallahu alaihi wassalam selalu senantiasa mengingatkan bahwa dunia hanya sandiwara, dan tak pernah ada satu hal apapun yang abadi didunia ini.

namun tetap saja, kehilangan adalah suatu hal yang menakutkan untuk saya.
kehilangan hal apapun itu (yang saya cintai)

sudah tertanam jauh pula dalam diri saya tuk senantiasa meyakini bahwasanya kehilangan apapun adalah cara Allah untuk mengingatkan saya, bahwasanya saya tak pernah memiliki apa-apa, karena semua hal hanyalah titipan Allah, dan bisa sewaktu-waktu Allah ambil kembali.
meyakini bahwasanya kehilangan adalah cara Allah untuk mengingatkan saya, supaya saya tak mencintai apapun didunia ini melebihi cinta saya padaNya.

tapi kembali lagi, saya hanyalah manusia biasa dengan keimanan yang seringkali naik dan turun,
saat suatu kehilangan menimpa saya, hati saya pun masih seringkali berontak tak rela dengan kesempitan yang melandanya. namun alhamdulillah, saya yang sekarang adalah Mardiana Umari yang berusaha mengembalikan diri dan segala sesuatunya hanya pada Allah.
Allah lebih tahu apa yang terbaik, dan Allah tak pernah aniaya sedikit pun pada hamba-hambaNya.

Allahu…
Allahu..
Allahu…

kehilangan (apapun) pasti selalu meninggalkan bekas yang mendalam pada saya.
meninggalkan duka yang terkadang cukup berkepanjangan, karena saya terlahir menjadi pribadi yang memiliki daya imaji, empati yang cukup luas.
kehilangan selalu menjadi episode kehidupan yang saya takutkan, walau saya tau saya pasti dan harus mengalaminya.

.

ntah mengapa Allah selalu menguji dan menyentil saya melalui kehilangan-kehilangan seperti ini.
tapi satu hal yang saya tanamkan dalam hati, Allah ingin saya menjadi manusia yang kuat. .manusia yang tak rapuh hanya karena kehilangan hal-hal dunia yang fana ini.
Allah ingin saya menjadi muslimah yang tegar; terutama dalam menghadapi segala hal yang sekiranya akan menyempitkan hati saya.

Qawi lillahi’ ta’ala..
saya akan kuat, karena Allah..karena Allah yakin saya mampu, maka saya pun pasti mampu.

kedukaan saya kemarin, dan malam ini, bahkan sisa-sisa duka di hari esok dan seterusnya pun.. pasti akan berlalu.
karena tak ada yang abadi.

hidup saya pun kelak akan berlalu.

.

Apa yang kita cari di dunia ini?
tanya ustadzah saya ,
lalu saya mantap menjawab , “Ridho Allah…”

jika Allah ridho saya mendapatkan satu rezeki, maka rezeki itulah yang saya cari, saya manfaatkan dijalan yang Allah ridhoi pula.

jika Allah ridho saya mengalami kehilangan-kehilangan-dunia lagi, maka saya akan menjadi kuat dan ikhlas… karena Allah.

.

selalu ada hikmah dari segala macam bentuk duka kehilangan.

Mardiana Umari.
1 maret 2015
22.52

I love you pi.. I’m sorry I couldn’t safe you.

Advertisements

Leave a comment

Filed under Uncategorized

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s